One Summer Day

khl
Source: Google

Tittle : One Summer Day

Cast : Oh Sehun

Support Cast : EXO Brother

Genre : Fluff, Comedy(?)

Lenght : Drable

Credit posters: tumblr

Summary

Once upon a time in a summer day

***

Burung bercicit merdu ketika Sehun membuka jendela kamarnya. Dua ekor burung pipit liar bertengger di pohon polar dekat jendela. Sehun menatapnya enggan, lalu kembali menutup jendela.

Tidak biasanya. Bahkan kedua burung itu saling pandang melihat sikap Sehun pagi ini.

Sehun menekuk wajahnya sembari berjalan menuju kamar mandi. Menggosok giginya dengan malas sambil duduk di closet, lalu memandangi wajahnya yang matanya terlihat sayu. Ada dua lingkaran hitam dibawah matanya. Sekilas membuatnya mirip dengan Zitao. Teman satu dormnya.

Hari ini cukup cerah. Harusnya Sehun senang. Karena tidak akan ada rintik air yang membasahi bajunya dan membuatnya kedinginan. Tapi Sehun terlihat murung. Membuat teman sekamarnya-Luhan-terheran-heran.

“Sehunnie, kau kenapa?” Luhan akhirnya tidak bisa menahan rasa ingin tahunya. Sampai waktu sarapan, Sehun tetap murung. Dan membuat penghuni dorm bertanya-tanya.

Sehun menggeleng menanggapi pertanyaan Luhan.

Tidak biasanya.

Sehun akan menjawab antusias semua pertanyaan Luhan. Dan itu membuat penghuni lain semakin bingung.

Jongin yang sedang minum susu, memandanginya heran.

“Aku sudah selesai.”

Sehun bangkit, membawa peralatan makannya ke sink dan mencucinya. Sementara 11 pasang mata itu tetap mengekorinya sampai sosok Sehun menghilang dibalik pintu kamarnya.

“Luhan hyung, apa kau bertengkar dengan Sehun?” Tanya Kyungsoo, si mata bulat.

Luhan menggeleng, “Tidak! Aku tidak bertengkar dengannya.”

“Lalu, kenapa dia seperti itu?” Tanya Kris.

“Mana kutahu, dia bahkan tidak menyapaku tadi pagi.” Luhan mengaduk-aduk makanannya. Mulai enggan melanjutkan makan. Sikap Sehun sangat aneh.

“Apa dia sedang ulang tahun?” Tanya Yixing.

Minseok melebarkan matanya. “Oh! Apa dia ulang tahun hari ini?”

Baekhyun memutar kedua bola matanya, “Tidak hyung! Ulang tahunnya sudah lewat.”

Suasana kembali hening, namun kemudian suara alat makan yang beradu membuat 10 laki-laki itu menoleh bersamaan ke sumber suara.

“Park Chanyeol! Bisa-bisanya kau makan disaat seperti ini?!” Junmyeon menaikkan suaranya satu oktaf begitu Chanyeol menyendokkan makanan ke mulutnya.

Chanyeol mengacuhkan Junmyeon dan mengunyah makanannya. “Aku lapar hyung… “

Sementara teman-temannya mulai beradu mulut, diam-diam Luhan memandang sedih pintu kamarnya.

Seusai makan siang, Sehun tetap dalam mode murungnya. Teman satu asramanya sudah menyerah menanyai laki-laki bersurai pelangi yang dijawab dengan gelengan atau kepala semakin tertunduk itu.

Sehun mengurung diri di kamar, keluar hanya untuk makan siang dan mengambil susu pisang di kulkas lalu kembali ke posisi bergelung dibalut selimut musim panas bergambar Spidermannya.

Oh, sebenarnya ada apa dengan Sehun?

Kenapa dia jadi murung?

Jadi begini ceritanya…

Saat itu hampir tengah malam. Sehun yang masih terjaga berguling-guling diatas bunk bednya. Jam digital di dinding menunjukkan pukul sebelas kurang tujuh menit. Teman sekamarnya-Luhan-sudah terlelap dengan bantal dan guling yang tersebar di lantai (Luhan punya kebiasaan menendang ketika tidur).

Sehun berencana melakukan sesuatu setelah lewat tengah malam nanti.

Namun, kedua matanya menolak bekerja sama dan terpejam berkali-kali. Sehun akhirnya berguling-guling untuk mengurangi rasa kantuk.

Pukul sebelas lebih lima menit.

Sehun berhenti berguling-guling dan mematung menatap langit-langit kamar.

Pukul setengah dua belas tepat.

Sehun menyisipkan headset ke telinganya dan menyetel lagu Rock keras-keras.

Pukul dua belas kurang tiga menit.

Sehun tertidur dengan headset menempel di telinga sampai pagi menjelang dan ayam jago milik Lee Jinki berkokok keras membangunkannya.

Sehun gagal melaksanakan rencananya,

untuk…

Mendownload film The Amazing Spiderman 2.

Sehun mendaftar paket internet midnight, karena lebih murah. Uang sakunya defisit kalau ia mendaftar paket reguler.

Dan sekarang ia murung karena ia harus menunggu lebih dari sepuluh jam menuju tengah malam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s