Surat Kaleng: Pertama

tumblr_nng07xgf4h1tuqurfo1_500

Untukmu yang tidak menyadari keberadaanku,

Hei… sekarang tanggal satu februari. Yang artinya kamu ulang tahun tiga hari lalu. Aku mengirimimu ucapan singkat sehari setelahnya karena well.. aku benar-benar lupa tidak melihat kalender. Sejujurnya, aku tidak ingin mengingat hari lahirmu, pun mengucapkan selamat atas berkurangnya masa hidupmu. Tapi, aku tidak bisa tidak begitu, ‘kan?

Bagaimana kabarmu? semoga baik..

Entah kenapa, aku sedang ingin sekali mencurahkan isi hatiku lewat kata-kata. Entah kenapa tiba-tiba kamu kembali memenuhi tiap sela hatiku. Dan kenyataan bahwa kamu terlalu jauh, juga telepatiku yang tak mungkin sampai padamu adalah alasan lainnya aku menulis surat kaleng ini untukmu.

Kamu yang tidak menyadari keberadaanku,

Aku masih menyebut namamu dalam doaku. Kadang aku juga bisa menatapmu dalam mimpiku. Aku masih sering memikirkanmu di sela waktu.

Kamu yang sudah melupakanku,

Aku masih menyayangimu seperti dulu. Mungkin semakin dalam. Mungkin karena aku masih terjebak dalam pasir hisapmu.

Kamu yang tak tergapai,

Aku tidak akan menggantungkan harapanku padamu. Aku hanya akan bergeming. Menunggu hatiku yang pada akhirnya akan memahami apa yang tengah kurasakan karenamu.

Cintakah?

Obsesikah?

Ambisikah?

Entahlah…

Aku akan menunggu.

Kamu yang mungkin membenciku,

Aku merindukanmu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s