Isi

12544d946021584cacfa816ceea56057

Sudah lama sekali aku ingin mengungkap apa yang ada di dalam kepalaku. Baik bisikan, teriakan, adegan, dan kilasan. Hanya karena aku berbeda, lemah dan pengecut. Aku sama sekali tak bisa mengutarakan pemikiranku kepada orang lain. Ya. Aku lelah dihakimi, padahal inginku diadili saja.

Aku berbeda. Mungkin satu banding satu juta? yang pasti makhluk sepertiku cukup langka. Karena toh nyatanya aku belum bertemu orang yang sejalan denganku.

Aku merasa terkucil, tentu saja. Saking berbedanya caraku memandang dunia. Saking anehnya ide-ide dalam kepala. Bagaimana aku lebih merasa antagonis adalah orang paling malang dalam cerita-yang perlu dilindungi. Seperti Rahwana. Ucapanku yang cenderung tak disaring, padahal sudah mati-matian kupilih kata-perkata agar tak menyinggung. Akhirnya percuma. Sia-sia.

Aku terdengar munafik? kupikir tidak. Aku tidak bertopeng untuk menyakiti orang lain. Aku bertopeng tidak untuk berbohong dan menggunjing di belakang. Aku bertopeng untuk melindungi diri. Seperti bunglon dan kamuflase. Aku lakukan apapun untuk membaur. Dan lagi, sia-sia. Aku hanya makin menyakiti diri. Aku satu-satunya yang terluka.

Pemikiran dan perilakuku yang berbeda terbentuk karena lingkungan. Aku menyadarinya sejak lama. Perlakuan sekitar yang membentukku menjadi wajah dengan ribuan topeng. Namun, aku harus berterimakasih. Mereka membuka mataku lebar-lebar tentang arti hidup. Benar tak selalu berarti benar. Semua serba relatif. Bergantung dari mana kau memandangnya.

Aku berbeda, aku tahu, dan aku bersyukur. Aku hanya berlaku terlalu naif. Aku berusaha membaur. Melakukan semua hal yang kubenci segenap hati. Melakukan sesuatu yang tak kusuka sama sekali. Kau tahu rasanya seperti apa? Hidup enggan, mati tak mau.

Sebenarnya aku sudah sering mencoba mengakiri kisahku. Tapi lalu seberkas putih kecil dalam kepala bernama Logika membujukku untuk terus melanjutkan. Mungkin lain kali. Mungkin dalam waktu dekat kisahku akan berakhir. Dan mungkin, tidak bahagia.

Advertisements

2 thoughts on “Isi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s